
SAMARINDA — Program bantuan pendidikan GratisPol dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa dari berbagai daerah. Salah satunya adalah Arini Dwi Wahyuning Prasetya, mahasiswi Jurusan Bimbingan dan Konseling FKIP yang berasal dari Gunung Seteleng, Penajam Paser Utara. Ia menceritakan bagaimana program ini membantu melanjutkan pendidikannya di tengah keterbatasan ekonomi keluarga.
Arini mengatakan proses pendaftaran GratisPol yang dilakukan secara daring terbilang mudah dan jelas. Ia hanya perlu mengisi data diri, melampirkan informasi kampus, serta melengkapi sejumlah surat pernyataan yang menjadi syarat utama pendaftaran. Seluruh alur pendaftaran dapat ia selesaikan tanpa kendala berarti.
“Prosesnya cukup mudah karena semuanya sudah online. Hanya tinggal isi data, unggah berkas, dan tanda tangan surat pernyataan. Yang terasa hanya waktu menunggunya karena agak lama,” tuturnya.
Setelah melalui tahap verifikasi dan validasi, Arini akhirnya dinyatakan sebagai salah satu penerima bantuan GratisPol. Ia menerima bantuan senilai Rp5 juta, yang menurutnya sangat membantu meringankan beban biaya pendidikan.
“Bantuan ini benar-benar membantu, terutama bagi mahasiswa yang kondisi ekonominya terbatas,” ujar Arini.
Ia menjelaskan bahwa meski proses pencairan membutuhkan waktu, tahapan tersebut masih wajar karena harus melewati pemeriksaan yang ketat agar bantuan tepat sasaran. Arini juga menilai program GratisPol sangat bermanfaat karena memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk tetap melanjutkan studi tanpa harus terhalang kesulitan biaya.
“Program ini sangat tepat sasaran dan memberi semangat untuk terus kuliah. Saya berharap GratisPol bisa terus berlanjut agar semakin banyak mahasiswa terbantu,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Kaltim sendiri menegaskan bahwa GratisPol merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Kalimantan Timur. Dengan pendaftaran yang kembali dibuka pada Desember 2025, pengalaman seperti yang dialami Arini menjadi gambaran nyata bahwa GratisPol berperan penting dalam mendukung keberlanjutan pendidikan generasi muda.
Program ini diharapkan terus memberi dampak positif bagi mahasiswa yang membutuhkan, dan semakin memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Timur.
HR/ADV/Diskominfo Kaltim
