Gratispol Jadi Prioritas Dinkes Kaltim untuk Perluas Akses Kesehatan Masyarakat 

Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin


Samarinda: Dinas Kesehatan Kalimantan Timur memastikan program layanan kesehatan Gratispol terus dipercepat pelaksanaannya hingga akhir 2025.

Meski serapan anggaran belum maksimal, pemerintah menegaskan bahwa peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat menjadi fokus utama.

Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, menyampaikan kerja sama Gratispol dengan BPJS Kesehatan baru berjalan efektif pada pertengahan tahun sehingga pembayaran kepesertaan baru dapat dilakukan mulai Agustus.

“Hal itu membuat sebagian anggaran belum terpakai di awal 2025,” katanya.

Dari sasaran sekitar 470 ribu peserta, baru 141 ribu warga yang telah terdaftar dan mulai memanfaatkan layanan. Jaya menyebut pendaftaran masih berlangsung dan dilakukan secara bertahap, baik kolektif maupun mandiri.

Selain menjamin pembiayaan layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, penguatan sarana pendukung juga dilakukan.

“Kita mengambil alih pengadaan alat kesehatan dan obat untuk rumah sakit provinsi agar standar pelayanan yang ditanggung Gratispol bisa merata,” jelasnya.

Sejumlah pembangunan fasilitas kesehatan turut dikebut seperti Gedung Pandurata di RSUD Abdul Wahab Sjahranie dan fasilitas jantung terpadu di RSUD Kanujoso Djatiwibowo.

Sementara RS Korpri sedang disiapkan untuk pengembangan layanan melalui penyusunan dokumen teknis.

Jaya memastikan seluruh agenda tersebut berjalan untuk memenuhi kebutuhan nyata masyarakat.

“Intinya, kami ingin memastikan warga mendapat layanan kesehatan yang layak tanpa terbebani biaya,” tegasnya.

FR/ADV/Diskominfo Kaltim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *