
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi. Setelah pencairan bantuan untuk mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tuntas pada pekan lalu, giliran mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang menerima dukungan melalui Program GratisPol.
Pada penyaluran tahap ini, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp25,8 miliar untuk 4.860 mahasiswa dari 38 PTS di berbagai wilayah Kaltim. Proses pencairan yang digelar pada Selasa, 18 November 2025 tersebut berjalan lancar dan sesuai tahapan.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Kaltim, Dasmiah, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pencairan bagi penerima bantuan berjalan sesuai rencana.
“Alhamdulillah, setelah pencairan untuk PTN selesai pekan lalu, kami kembali menyalurkan Rp25.879.019.750 bagi mahasiswa PTS. Semuanya sesuai jadwal,” ujar Dasmiah.
Ia juga menegaskan bahwa Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji terus mendorong penguatan akses pendidikan melalui bantuan biaya kuliah. Harapannya, mahasiswa dapat lebih tenang menyelesaikan studi tanpa tekanan finansial.
“Pesan beliau sederhana: kuliah yang baik dan gunakan bantuan ini secara optimal,” tegasnya.
Sebelum pencairan tahap PTS ini, Pemprov Kaltim telah menyelesaikan penyaluran untuk mahasiswa PTN sebagai bagian dari alokasi besar Program GratisPol tahun ini yang mencapai Rp44 miliar. Dengan tuntasnya dua tahap tersebut, proses penyaluran memasuki fase akhir.
Pemerintah kini bersiap menuntaskan pencairan terakhir yang mencakup tambahan bantuan untuk mahasiswa dari 7 PTN dan 46 PTS.
“Kami sudah siap untuk transfer tahap akhir yang dijadwalkan pekan depan. Ini tinggal sisa pencairan terakhir,” jelas Dasmiah.
Program GratisPol sendiri tak hanya menjangkau mahasiswa baru atau jenjang S1, tetapi juga diperluas hingga mahasiswa S2 dan S3 sebagai dukungan pembangunan SDM Kaltim dalam menghadapi era IKN dan transformasi ekonomi.
“Insyaallah sampai S2 dan S3. Tidak ada hambatan,” ujar Gubernur Rudy Mas’ud.
HR/ADV/Diskominfo Kaltim
