Validasi Data Jadi Tantangan GratisPol, Pemprov Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur, Armin

Samarinda: Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat pendataan Program GratisPol agar bantuan pendidikan benar-benar menyasar penerima yang berhak. Validasi data mahasiswa perguruan tinggi negeri maupun swasta menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan program unggulan tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Armin, menyebut proses pencocokan data dilakukan secara ketat bersama Disdukcapil dan kampus.

“Hal ini kan untuk mengantisipasi ketidaksesuaian identitas mahasiswa nantinya,” ujarnya.

Ia mengakui, sempat terjadi kendala pada aplikasi pendaftaran sehingga sejumlah mahasiswa mengeluh karena namanya tidak terdeteksi. Kondisi itu kini ditangani dengan pemutakhiran sistem dan penguatan koordinasi teknis.

Menurut Armin, peningkatan kualitas data akan mempercepat penetapan penerima manfaat.

Selain itu, Disdikbud juga fokus pada kelengkapan administrasi pendidikan lainnya seperti seragam dan BOSDA untuk sekolah negeri.

Setiap pertanyaan dari mahasiswa maupun orang tua terus dilayani agar informasi mengenai GratisPol jelas dan seragam.

Armin menegaskan fokus utama Pemprov Kaltim adalah ketepatan sasaran dan akuntabilitas program.

“Dengan sistem yang telah disempurnakan, kami optimistis tahun depan layanan akan jauh lebih baik,” tegasnya.

FR/ADV/Diskominfo Kaltim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *