
SAMARINDA —Program Bantuan Pendidikan GratisPol kembali dirasakan manfaatnya oleh para mahasiswa Kalimantan Timur. Salah satu penerima manfaat, Delvina Febiyanti, mahasiswi Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP, yang berdomisili di Samarinda, mengaku terbantu dalam memenuhi kebutuhan biaya kuliahnya.
Delvina menuturkan bahwa proses pendaftaran hingga pengunggahan dokumen dapat dilakukan dengan mudah karena seluruh mekanisme telah dijelaskan secara lengkap pada situs resmi program. “Kendala tidak ada, karena semua berkas sudah terpaparkan jelas di website sehingga mempermudah kami dalam memasukkan data-data yang diperlukan,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa GratisPol memberikan dampak signifikan bagi keberlanjutan pendidikannya. Delvina yang harus membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp6 juta, mendapatkan bantuan senilai Rp5 juta dari program tersebut. Hal ini membuat beban biaya yang harus ditanggungnya jauh lebih ringan. “Program GratisPol membantu aku dan keluarga untuk kuliah, karena aku tidak menanggung 6 juta sendiri. Walaupun bantuannya 5 juta, itu sangat meringankan saya,” ungkapnya.
Delvina menjelaskan bahwa dirinya tidak mendaftar GratisPol pada gelombang awal. Ia baru mengajukan permohonan setelah dinyatakan diterima sebagai mahasiswa baru. Meski demikian, proses verifikasi tetap berjalan lancar hingga ia dinyatakan sebagai penerima bantuan pendidikan.
Kendala yang ia temui hanya terkait selisih antara nilai bantuan dan total UKT yang wajib dibayarkan. Menurutnya, akan lebih baik jika besaran bantuan dapat mengikuti nominal UKT masing-masing mahasiswa. “Harapan saya, bantuan kuliah ini dapat disesuaikan dengan beban UKT mahasiswa. Jadi kalau UKT-nya 6 juta, bantuannya bisa mendekati atau sama,” harapnya.
Lebih jauh, Delvina menyampaikan bahwa GratisPol adalah program yang sangat penting untuk membuka kesempatan pendidikan tinggi bagi generasi muda Kalimantan Timur. Ia berharap program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelajar di daerah tersebut. “Saya berharap GratisPol dapat membantu anak-anak Kalimantan Timur untuk berkuliah dan mengejar cita-cita mereka,” katanya.
Program GratisPol sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. Melalui skema bantuan pendidikan ini, mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi dapat memperoleh dukungan finansial yang meringankan biaya kuliah mereka. Program ini diharapkan terus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur.
HR/ADV/Diskominfo Kaltim
