
Samarinda – Baru memulai perkuliahan di Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur, Syerin Nur Azizah sudah mendapat angin segar: ia dinyatakan lolos sebagai penerima Program Gratispol tahap pertama.
Mahasiswi asal Samarinda yang kini menempuh Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika itu merasa terbantu karena biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT)-nya akan ditanggung pemerintah provinsi.
Syerin mengetahui program ini dari saudara dan media sosial. Mekanisme pendaftaran yang disediakan dianggapnya mudah dipahami.
Setelah dinyatakan lolos masuk Poltekkes, ia membayar UKT awal, memperoleh Nomor Induk Mahasiswa (NIM), lalu segera mendaftar Gratispol melalui tautan yang ia dapat dari temannya.
“Saya lengkapi semua syarat lalu menunggu hasil akhir. Alhamdulillah, saya lolos tahap satu,” katanya saat dihubungi melalui Whatsaap pada 24 November 2025.
Bantuan yang diterima berupa biaya UKT, meski hingga kini masih menunggu proses pencairan. Meski begitu, Syerin merasa terbantu karena beban orang tua akan jauh berkurang ke depannya.
Ia melihat Gratispol sebagai program yang memberi ruang lebih luas bagi anak muda Kaltim untuk melanjutkan pendidikan tanpa terbentur persoalan biaya.
Syerin berharap program ini dapat terus dilanjutkan dan diperkuat di tahun-tahun mendatang.
Menurutnya, banyak mahasiswa memiliki potensi besar tetapi terkendala kemampuan finansial.
“Programnya harus terus berlanjut karena sangat membantu dan memudahkan anak muda melanjutkan pendidikan,” katanya.
Ke depan, Syerin berharap ilmu yang ia pelajari di bidang gizi dapat bermanfaat untuk masyarakat.
Kepada pelajar lainnya, ia berpesan agar tidak ragu bermimpi besar.
Terus belajar dan bermimpi setinggi-tingginya. Dengan usaha dan niat sungguh-sungguh, semua bisa tercapai,” pesannya.
FR/ADV/Diskominfo Kaltim
