
Samarinda – Memulai kehidupan sebagai mahasiswa baru kerap diiringi berbagai tantangan, terutama terkait biaya pendidikan yang tidak sedikit. Hal inilah yang turut dirasakan oleh Adriano Alfaribi Putra Syawina, atau Adrian, mahasiswa baru Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman.
Kehadiran program Gratispol baginya bukan hanya bantuan finansial semata, melainkan peluang untuk bisa berfokus penuh pada studi tanpa diliputi kekhawatiran mengenai biaya awal perkuliahan.
Adrian mengaku sangat terbantu dengan kemudahan akses informasi mengenai program tersebut.
“Tentunya sangat terbantu dengan program Rudi-seno ini dan informasinya cukup mudah juga diakses,” katanya.
Ia menilai proses pendaftaran yang serba digital membuat alur seleksi semakin praktis dan mudah dipahami oleh para mahasiswa baru.
Menurutnya, kejelasan mekanisme serta petunjuk yang tersedia membantu banyak mahasiswa yang sebelumnya merasa cemas menghadapi biaya administrasi perkuliahan.
Meski begitu, perjalanan Adrian mengikuti program ini tidak sepenuhnya mulus. Pada tahap awal, ia belum langsung menerima verifikasi sebagai penerima Gratispol, sehingga sempat menimbulkan kekhawatiran.
“Setelah melalui proses administrasi tambahan dan melakukan pembayaran terlebih dahulu, akhirnya saya terverifikasi. Sekarang saya hanya menunggu refund dari pihak kampus, karena itu memang hak saya,” ungkapnya.
Walau bantuan tersebut belum ia rasakan secara penuh, Adrian melihat dampak positif program ini pada rekan-rekannya yang kini dapat memulai kuliah tanpa tekanan finansial besar atau harus bekerja paruh waktu.
Adrian menilai evaluasi rutin dari pihak kampus sangat diperlukan agar Gratispol berjalan optimal dan tepat sasaran.
Ia berharap proses verifikasi, penyaluran, serta pengembalian dana dapat dilakukan lebih cepat dan transparan.
Di balik perjalanan akademiknya, Adrian memiliki ambisi besar untuk menjadi seorang pengusaha berpengaruh.
“Saya ingin suatu hari nanti saat lulus dari bangku kuliah jadi pengusaha besar,” harapnya.
Ia percaya bahwa pengalaman dan kegagalan adalah bagian penting dalam membentuk dirinya.
Kepada mahasiswa lain, Adrian berpesan agar tetap fokus, melakukan hal-hal positif, serta tidak ragu belajar dari setiap pengalaman.
Baginya, Gratispol merupakan motivasi tambahan untuk terus berkembang dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan.
“Buat teman teman mahasiswa tetap fokus untuk hal positif dan terus belajar dari pengalaman,” pungkasnya.
FR/ADV/Diskominfo Kaltim