
Samarinda – Setelah delapan bulan tanpa kepastian, Faridah Azza Annabillah akhirnya menerima kabar yang ditunggu-tunggu: biaya kuliahnya di Magister Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi ditanggung melalui Program Gratispol Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Faridah, mahasiswi asal Samarinda yang kini menempuh studi di FISIPOL UGM, sebelumnya merupakan penerima Beasiswa Kaltim Tuntas saat berkuliah S1 di Universitas Mulawarman.
Pergantian kepemimpinan di Kaltim membuat skema beasiswa tersebut berubah menjadi Gratispol, yang pada masa awal pelaksanaannya masih memiliki sejumlah tantangan. Ia mengaku akses informasi program sempat terbatas.
“Website sering error, pemberitaan minim, dan waktu itu akun Instagram resminya belum tersedia,” ujarnya saat dihubungi melalui Whatsaap, Senin (24/11/2025).
Faridah mendaftar pada Maret dan baru mendapatkan pengumuman kelolosan pada awal November, tanpa detail jelas mengenai tahapan administrasi lanjutan atau proses pencairan.
Meski begitu, manfaat program kini ia rasakan penuh. Gratispol menanggung pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) sesuai ketentuan kampus.
Faridah menyebut program ini sangat membantu mahasiswa Kaltim yang membutuhkan dukungan finansial untuk melanjutkan pendidikan.
“Program ini sangat membantu teman-teman dari keluarga kurang mampu,” katanya.
Ia berharap pemerintah memperkuat sosialisasi, akses informasi, serta transparansi evaluasi agar pelaksanaan program semakin mudah dipahami dan tepat sasaran di tahun berikutnya.
Ke depan, Faridah menargetkan menyelesaikan studi tepat waktu dan kembali mengabdi bagi Kalimantan Timur, terutama dalam pengembangan SDM. Kepada mahasiswa lain, ia berpesan agar tidak ragu mencari peluang pendidikan.
“Pendidikan adalah hak semua orang. Manfaatkan setiap kesempatan dan percaya bahwa itu bisa membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
FR/ADV/Diskominfo Kaltim