
JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), resmi menerima penghargaan bergengsi AFEO Distinguished Honorary Fellow Award dari Confederation of ASEAN Engineers Organisations (AFEO). Penghargaan tersebut diserahkan melalui Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di Jakarta, Rabu (17/12/2024).
Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan internasional atas komitmen dan kepemimpinan Menko AHY dalam mengarahkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, AFEO menilai AHY berhasil memperkuat peran strategis para insinyur sebagai penggerak utama pembangunan nasional maupun di kawasan regional.
Ketua Umum PII, Ilham Akbar Habibie, menyerahkan langsung penghargaan tersebut dalam sebuah kunjungan silaturahmi. Ia menyampaikan bahwa dedikasi Menko AHY dalam mengarusutamakan pembangunan infrastruktur yang modern dan berkelanjutan sejalan dengan visi besar para insinyur di Asia Tenggara.
Sejatinya, penganugerahan AFEO Distinguished Honorary Fellow Award dijadwalkan dilakukan pada forum internasional di Filipina beberapa waktu lalu. Namun, prosesi penyerahan baru dapat dilaksanakan di Jakarta sebagai bagian dari agenda penguatan sinergi antara PII dan Kemenko Infrastruktur.
Dalam sambutannya, Menko AHY menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada PII dan AFEO. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya pencapaian pribadi, melainkan simbol kolaborasi antara pembuat kebijakan dan praktisi teknis dalam membangun bangsa.
“Kami mengapresiasi dukungan penuh dari rekan-rekan insinyur. Tantangan pembangunan ke depan menuntut kita untuk terus berinovasi dan memastikan setiap infrastruktur yang dibangun memiliki dampak nyata bagi pemerataan ekonomi,” ujar Menko AHY.
Acara penyerahan ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi PII, di antaranya Sekretaris Jenderal Teguh Haryono, Ketua Delegasi CAFEO-43 Dandung Sri Harninto, dan Direktur Eksekutif Santhi H. Serad.
Dari pihak Kemenko Infrastruktur, hadir pula Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faizal; Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Rachmat Kaimuddin; Staf Khusus Menteri Agust Jovan Latuconsina dan Herzaky Mahendra Putra; serta Tenaga Ahli Menteri Ahmad Khoirul Umam.
Pertemuan ini diharapkan mampu mempererat hubungan teknokrasi dan birokrasi demi mempercepat pencapaian target-target pembangunan kewilayahan di Indonesia.