
Samarinda – Program bantuan pendidikan GratisPol yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus dimanfaatkan oleh ribuan mahasiswa di berbagai perguruan tinggi. Salah satu penerima manfaatnya adalah Nur Aulia Fitri Asnawi, mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda.
Ketika ditemui, Nur Aulia menceritakan bahwa proses pendaftaran GratisPol berjalan sangat lancar dan tidak menimbulkan hambatan berarti. Ia menyebut seluruh tahap, mulai dari pengisian data, pengunggahan berkas, hingga proses verifikasi, dapat diselesaikan tanpa kendala.
“Nggak ada kesulitan, semuanya lancar dan prosesnya juga mudah. Nggak ada kendala,” ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran bantuan Gratispol merupakan angin segar bagi mahasiswa yang membutuhkan dukungan finansial untuk melanjutkan pendidikan. Bantuan ini, lanjutnya, bukan hanya meringankan beban biaya kuliah, tetapi juga memberikan kepastian untuk keberlanjutan studinya pada semester-semester mendatang.
“Alhamdulillah sangat membantu, memudahkan dan melancarkan kuliah ke depannya,” tuturnya penuh syukur.
Meski memberikan apresiasi atas manfaat program tersebut, Nur Aulia juga menyampaikan catatan penting terkait pencairan dana. Ia menilai proses pencairan masih memerlukan perbaikan karena berlangsung cukup lama, sehingga berdampak pada administrasi akademiknya di kampus.
Hingga menjelang memasuki semester 2, status pembayarannya pada Kartu Rencana Studi (KRS) masih tercatat belum terbayar. Informasi serupa juga terlihat pada aplikasi SAKU Mahasiswa, yang menunjukkan bahwa UKT-nya belum terbayar, meski ia telah dinyatakan sebagai penerima bantuan.
“Katanya sudah menerima, cuma memang lama cairnya. Tinggal ditunggu saja,” jelasnya.
Ia berharap pemerintah dapat mempercepat penyaluran atau setidaknya menyesuaikan jadwal pencairan dengan kalender akademik kampus. Menurutnya, percepatan pencairan penting agar mahasiswa tidak mengalami hambatan dalam proses perkuliahan, terutama saat pengisian KRS, validasi pembayaran, dan pemenuhan persyaratan administrasi lainnya.
Program Gratispol sendiri menjadi salah satu program unggulan Pemprov Kaltim dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi dengan memberikan bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada mahasiswa baik perguruan tinggi negeri maupun swasta. Harapan seperti yang disampaikan Nur Aulia menjadi masukan penting untuk penyempurnaan pelaksanaan program tersebut ke depan.
HR/ADV/Diskominfo Kaltim