
Samarinda: Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus berupaya memperkuat peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur dengan mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Langkah ini sekaligus menjadi strategi daerah dalam menyiapkan birokrasi yang adaptif dan kompeten menghadapi dinamika pelayanan publik.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi ASN bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di tengah tuntutan kerja yang semakin kompleks.
Menurutnya, pendidikan lanjutan merupakan salah satu cara paling efektif untuk memperluas kapasitas dan kapabilitas para ASN.
“Saya minta ASN meningkatkan kapasitas, kapabilitas, dan sumber daya manusianya. Yang paling efektif adalah melanjutkan sekolah,” katanya (14/11/2025)
Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Kaltim menyiapkan fasilitas rekomendasi khusus bagi ASN yang ingin menempuh pendidikan lanjutan.
Rekomendasi ini memungkinkan para aparatur mengakses program sekolah gratis yang telah disiapkan pemerintah daerah. Program tersebut dibuka untuk berbagai jenjang, mulai dari strata satu hingga doktoral.
“Tentunya Program tersebut dibuka untuk berbagai jenjang, mulai dari strata satu hingga doktoral nanti,” imbuhnya.
Rudy menjelaskan bahwa pendidikan ASN harus berkelanjutan dan tidak berhenti pada satu jenjang saja. Ia mendorong ASN lulusan S1 untuk melanjutkan ke S2, dan yang sudah menyelesaikan S2 agar meneruskan ke S3.
Menurutnya, peningkatan pendidikan tidak hanya memberi manfaat bagi individu ASN, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas tata kelola pemerintahan.
“Kami akan memberikan rekomendasi agar mereka bisa sekolah melalui program gratis sekolah yang dilaksanakan Pemprov Kaltim” jelas Rudy.
Dengan kualitas SDM yang semakin kuat, Rudy optimistis pelayanan publik di Kaltim akan bergerak ke arah yang lebih profesional dan efisien.
“Kapasitas ASN yang kuat itu kunci pelayanan publik yang lebih baik ke depan,” jelasnya.
Melalui dorongan ini, Pemprov Kaltim berharap semakin banyak aparatur yang terdorong untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan, sehingga birokrasi daerah semakin siap menghadapi tantangan masa depan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Sesungguhnya ini bukan akhir dari pengabdian. Ini menjadi fondasi untuk prestasi yang lebih besar ke depan,” pungkasnya.
FR/ADV/Diskominfo Kaltim