Pemprov Kaltim Kucurkan Rp204 M untuk 33 Ribu Mahasiswa Baru, Gratispol Berlanjut Semester Depan

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji saat memberikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) pada Jumat (28/11/2025).

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memperluas jangkauan program bantuan pendidikan Gratispol sebagai salah satu strategi utama meningkatkan akses pendidikan tinggi di daerah. Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengungkapkan bahwa pada tahun anggaran 2025, program ini telah memberikan dukungan finansial bagi puluhan ribu mahasiswa baru di berbagai perguruan tinggi.

Seno menyampaikan bahwa total anggaran yang dialokasikan pada 2025 mencapai Rp204,63 miliar, yang telah disalurkan untuk membantu 33.546 mahasiswa baru.

“Anggaran tahun 2025 yang sedang berjalan ini sebanyak Rp204.634.516.420. Dana itu diberikan untuk 33.546 mahasiswa baru, dan itu sudah dinikmati adik-adik sekalian,” ujarnya saat memberikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) pada Jumat (28/11/2025) pagi.

Ia menambahkan bahwa bantuan tersebut mencakup pembayaran UKT pada semester pertama, dan Pemprov telah menegaskan kesiapan untuk melanjutkan bantuan pada semester berikutnya.

“Ini baru semester satu. Tahun depan kalian masuk semester dua. Kira-kira dapat lagi tidak? kalian semua memang berhak mendapatkannya,” katanya.

Dalam forum yang sama, Seno juga membeberkan arah kebijakan Pemprov untuk tahun 2026. Ia menyebut bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran jauh lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

“Untuk tahun 2026, anggaran yang kita siapkan mencapai Rp1.3 triliun. Program ini akan menyasar 124.045 mahasiswa di seluruh universitas di Kalimantan Timur,” tegasnya.

Menurut Seno, peningkatan anggaran ini menunjukkan kesungguhan Pemprov dalam menyediakan kesempatan berkuliah bagi semua pemuda Kaltim, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

“Semua anak-anak kita yang berkuliah, baik di negeri maupun swasta, akan masuk dalam sasaran bantuan ini. Tidak boleh ada yang tertinggal,” jelasnya.

Lebih jauh, Seno mengatakan bahwa Pemprov berencana meningkatkan anggaran Gratispol secara bertahap hingga mendekati Rp1,5 triliun pada rentang 2027 hingga 2030, sesuai dengan proyeksi peningkatan jumlah mahasiswa dan perluasan sasaran program.

“Ini program ambisius, tetapi kita lakukan demi masa depan Kalimantan Timur dan generasi emas 2045,” pungkasnya.

HR/ADV/Diskominfo Kaltim

Exit mobile version