Riva Rahmayanti, Calon Bidan dari Loa Janan yang Berjuang Wujudkan Mimpi Lewat Program Gratispol

Riva Rahmayanti, mahasiswi asal Loa Janan

Samarinda – Mewujudkan impian menjadi seorang bidan bukan hanya soal tekad dan kemampuan akademik. Bagi Riva Rahmayanti, mahasiswi asal Loa Janan yang kini menempuh pendidikan di Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur, perjuangan juga menyangkut bagaimana ia bisa terus bertahan menempuh pendidikan tanpa terbebani masalah ekonomi.

Riva pertama kali mengenal Program Gratispol (GP) dari keluarganya. Mereka mendorongnya mendaftar karena program pendidikan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur itu dinilai sangat relevan untuk membantu mahasiswa yang memiliki keterbatasan finansial namun berprestasi dan bertekad menyelesaikan pendidikan tinggi.

Ia mengungkapkan proses pendaftarannya cukup mudah. Informasi mengenai GP tersedia dengan jelas, syaratnya terjabarkan dengan baik, dan alur pendaftarannya tidak membuat mahasiswa kebingungan.

“Hal itu membuat saya semakin yakin untuk mencoba dan berharap besar pada hasilnya,” katanya.

Hingga saat ini, Riva masih menunggu kejelasan status penerimaan. Namun ia tidak pernah berhenti berharap. Jika dinyatakan lolos, ia yakin program tersebut akan memberi dampak besar bagi kehidupannya sebagai mahasiswa.

“Mulai dari meringankan UKT hingga membantu biaya hidup. Saya bisa fokus kuliah tanpa memikirkan terlalu banyak soal biaya,” ujarnya sambil tersenyum percaya diri.

Dukungan finansial, menurut Riva, sangat berpengaruh terhadap motivasi belajar. Ia merasa lebih tenang, percaya diri, dan dapat lebih aktif mengikuti proses pembelajaran di kelas.

Karena itu, ia menilai GP sudah tepat sasaran dan benar-benar menyentuh mahasiswa yang membutuhkan bantuan nyata untuk meraih masa depan yang lebih cerah.

“Saya sangat berterima kasih atas program ini. Semoga pemerintah provinsi bisa terus mempertahankan bahkan memperluas manfaatnya agar lebih banyak mahasiswa bisa merasakan hal yang sama,” tutur Riva.

Selesai menempuh pendidikan, Riva ingin mengabdikan ilmunya di tengah masyarakat melalui profesi bidan yang humanis dan berdedikasi. Ia pun menitipkan pesan penuh semangat untuk para pejuang pendidikan lainnya.

“Pendidikan adalah investasi terbaik. Jangan pernah menyerah. Cari peluang, manfaatkan bantuan yang ada, dan percaya bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil,” pungkasnya.

FR/ADV/Diskominfo Kaltim

Exit mobile version